awal kisah cinta kami

Kamis, Pukul 14.00 waktu setempat

siang ini, berhubung tugas kantor dah kelar, berhubung koneksi internet lagi kenceng-kencengnya, berhubung saat ini saya lagi pengen romantis (eh?) maka terlintaslah dalam otak saya buat nulis sesuatu tentang pendamping hidup saya yang sekarang amat sangat sabar menemani dan melengkapi hidup saya (cieeeeeeeeeeeeee….)

 

semuanya serba cepat…

teman-teman yang pernah ngintip tulisan-tulisan saya sebelumnya pasti ngerti dan tau soal kegalauan saya duluuu setelah ditinggal pacar kemudian mencintai seseorang dalam diam (ehemmmmmm… tarik nafassssssss) tapi itu semua hanya masa lalu saja yang tetap terukir rapi dalam lembaran masa lalu saya …hihihihihi…..

okesippp… kok jadiĀ  ngelantur yaaaa…langsung aja yaaaaa….

seperti kata saya sebelumnya, semuanya serba cepat….

namanya Rey (disamarkan tentunya, berhubung penulis suka menyembunyikan identitas asli..hihihih.. maklummm lah yaaa)

saya bertemu rey secara sengaja karena emang dikenalin sama temen, tepatnya kami bertemu di salah satu statiun tv swasta lokal di daerah saya, singkat cerita pertama kenalan saya salut sama rey karena dia rela menunggu berjam-jam di teras kantor Tv swasta itu demi menunggu seorang gadis tomboy, kucel, GAK CANTIK SAMA SKALI ini, yang belum terlalu dikenalnya tentunya… dan yesssss orang itu saya…awalnya sih pengen nguji aja selama apa dia bisa nunggu saya yang saat itu sedang asik dengan pekerjaan sampingan saya sebagai penyiar radio yang kebetulan sedang menghadiri acara launching buku sahabat saya…

suasana ramai di acara launcing buku malam itu sekejap menenggelamkan saya, seolah-olah tidak terajdi sesuatu walaupun sebenarnya gugup setengah mati karena sang gebetan rela nungguin tanpa protes sedikitpun…

sesekali saya coba mencuri-curi pandang ke arahnya, dalam hati saya berpikir apakah dia mau menerima saya apa adanya, saya kemudian perlahan melihatnya dari ujung kaki hingga kepalanya … dia memiliki postur tubuh yang tinggi, kelihatan berotot di lengannya, rambutnya lurus dengan potongan ala ariel NOAH (pikirku), matanya seperti mata elang yang sesekali menatap ke arah saya yang sontak membuat denyut jantung saya seolah berlari makin kencang….malam itu dia menggunakan kaus hitam ketat yang ditutupinya dengan jacket merah dan dipadukannya dengan celana jeans cokelat…sangat sporty menurutku…sederhana tapi entah kenapa dia terlihat Macho saat itu (ahhhhh lebay yaaa)

 

4 jam kemudian acara launching buku selesai … saya kemudian mendekati rey dan berkata :

“okehhh.. done”

“trus habis ini mau kemana” tanya rey…

“ke radio” jawabku

dia dengan tampang kagetnya bertanya “mau ngapain ke radio?”..

dan dengan terbata-bata karena gugup sya menjawabnya “saya siaran jam 10”

 

mungkin dia jengkel karena setelah 4 jam nunggu saya malah harus ke radio buat siaran, mungkin saja dia berpikir kenapa saya gak kasih dia kesempatan buat ngobrol sama dia, atau mungkin saja dia nyesel dan gak bakalan nemuin saya lagi… tapi ternyata tidak loh…hihihi…setelah tiba di radio dia malah bertanya “kapan bisa ketemu lagi” (okeeeeehh!!!fineeeee!!! jangan tanya perasaan saya saat itu!!! pengen teriak, pengen lompat, pengen meluk dia, #eh gak ding,hihihih)

“emmmm liat aja nanti” jawab saya sedikit jual mahal…

dan pertemuan malam itu menjadi awal mula kisah cinta kami, heheheh

masa-masa PDKT hanya kami jalani sekitar seminggu, abis itu rey nembak saya, dan saya pun mengiyakan karena saya merasa cocok dan nyaman setiap berada di dekatnya…

kami sering menghabiskan waktu bersama, dia sering menemani saya siaran bahkan hingga larut malam, selalu siap mengantar dan menjemput saat saya pergi dan pulang kantor, dia tau apa yang saya suka, dia tau apa yang saya gak suka, dia menerima saya apa adanya, dan intinya saya pun menerimanya apa adanya…

3 minggu kami pacaran tiba-tiba dia melamar saya (surpriseeeeeeeeeeeeee!!!!)

kalo diceritain pasti panjang bangeettt yaaaaah…

hmmmmm kira-kira skemanya seperti ini..hihihih

ketemuannya di april, acara lamarannya di bulan mei, dan resepsi pernikahannya di bulan juni….

alhamdulillah saya tidak pernah menyesali pertemuan kami, bahkan saya amat bersyukur karena dipertemukan dengannya, dia begitu hangat dan romantis..sesekali dia manja tapi itu yang saya suka..

 

dan saya beruntung memilikinya

Love U my husband

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Andik Taufiq

knick knacks of my daily life

ekawatisaputri

welcome to ekalibrary

bcrita.com

Bercerita Mengenai Informasi dan Inspirasi Terkini

A MINUTE FOR MINUTE

LIFE... THROUGH A LENS

Small Potatoes

Because in MY life, these things are no small potatoes

Asta Ilmu Sukses

The Star of Education

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

Sekolah Pesisir

Semua tempat adalah sekolah, semua orang adalah guru

my daily life

aku dan duniaku

%d bloggers like this: